Space Iklan

Hukum & Kriminal - 04 Sep 2019 20:41 - 554 0
BNNP Kepri Musnahkan BB 39.870 Butir Ekstasi dan 6 Kg Lebih Shabu Dari Jaringan Di Wilayah Kepri
IMG

Batam - Transmetronews.co.id

Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) melakukan pemusnahan barang bukti Narkotika Golongan I jenis Sabu seberat bruto 6.123,43 (enam ribu seratus dua puluh tiga koma empat puluh tiga) gram dan jenis Ekstasi sebanyak 39.870 (tiga puluh sembilan ribu delapan ratus tujuh puluh) butir dari 3 (tiga) Laporan Kasus Narkotika dengan jumlah 2 (dua) orang tersangka peredaran gelap Narkoba jaringan sindikat Narkotika yang terjadi di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Kabid Pemberantasan Narkotika BNNP Kepri, Kombes Pol Arif Bastari S.Ik.,M.H memaparkan saat ekspose kepada awak media bahwa, berdasarkan Laporan Kasus Narkotika : LKN / 33 / VIII / 2019 / BNNP-KEPRI, pada hari Rabu tanggal 07 Agustus 2019, sekira pukul 08.30 WIB bertempat di Bandara Internasional Hang Nadim Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, petugas Bea dan Cukai Batam bersama AVSEC Bandara Internasional hang Nadim telah mengamankan seorang laki-laki yang berinisial F (29 Thn) WNI yang merupakan penumpang maskapai dari Batam menuju Semarang karena diduga telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika golongan I jenis Sabu dengan cara membawa 1 (satu) bungkus plastik bening berisi kristal diduga Narkotika golongan I jenis sabu seberat bruto 895 (delapan ratus sembilan puluh lima) gram yang ditemukan didalam tas ransel miliknya. Atas kejadian tersebut diatas, maka tersangka beserta barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau guna dilakukan proses penyidikan.

Dari barang bukti Narkotika jenis Sabu yang disita dari tersangka, akan dilakukan pemusnahan sebanyak 863,09 (delapan ratus enam puluh tiga koma sembilan) gram dan sebanyak 31,91 (tiga puluh satu koma sembilan puluh satu) gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2), UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Berikutnya Laporan Kasus Narkotika : LKN / 34 / VIII / 2019 / BNNP-KEPRI, pada hari Kamis tanggal 08 Agustus 2019, sekira pukul 15.00 WIB anggota BNNP Kepri mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada orang yang melakukan transaksi narkotika jenis Ekstasi di seputaran pulau di kecamatan Belakang Padang dengan menggunakan speed Boat," kata Arif, Rabu (4/09).

"Sekira pukul 22.30 WIB, anggota BNNP Kepri melihat sebuah Boat Viber dengan menggunakan 2 mesin didekat seputaran kecamatan Belakang Padang, kemudian anggota BNNP Kepri mendekati Speed Boat tersebut tetapi Speed Boat tersebut berhasil melarikan diri dan membuang 2 (dua) buah tas yang berisi narkotika golongan I jenis Ekstasi sebanyak 41.500 (empat puluh satu ribu lima ratus) butir. Atas kejadian tersebut , selanjutnya barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau guna dilakukan proses penyelidikan," terangnya.

Dari barang bukti Narkotika jenis Ekstasi yang disita dari tersangka, akan dilakukan pemusnahan sebanyak 39.870 (tiga puluh sembilan ribu delapan ratus tujuh puluh) butir dan sebanyak 1.630 (seribu enam ratus tiga puluh) butir disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.

"Berikutnya Laporan Kasus Narkotika : LKN / 36 / VIII / 2019 / BNNP-KEPRI, pada hari Jum’at tanggal 23 Agustus 2019, sekira pukul 01.30 WIB bertempat dipinggir Pantai di Desa Pengundang Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten bintan Provinsi kepulauan Riau Petugas BNNP Kepri telah mengamankan seorang laki-laki berinisial S (54 Thn) WNI karena diduga melakukan tindak pidana Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika Golongan I jenis Sabu dengan cara memiliki, menguasai, menerima, menyerahkan, menjadi perantara dalam jual beli Narkotika golongan I jenis sabu sebanyak 5 (lima) bungkus kertas kado berisi aluminium foil yang didalamnya terdapat palstik bening berisi kristal diduga Narkotika golongan I jenis Sabu seberat bruto 5.425 (dua lima ribu empat ratus dua puluh lima) gram yang ditemukan di jarring miliknya. Atas kejadian tersebut, barang bukti diamankan dan dibawa ke Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau guna dilakukan proses penyidikan selanjutnya," papar Arif.

"Dari barang bukti Narkotika jenis Sabu yang disita, akan dilakukan pemusnahan sebanyak 5.260,34 (lima ribu dua ratus enam puluh koma tiga puluh empat) gram dan sebanyak 164,66 (seratus enam puluh empat koma enam puluh enam) gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan. Atas perbuatannya tersebut, para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika." Tutupnya. (red/osr/ay)

Share :

Space Iklan

Hot News

Berita Terbaru