Space Iklan

Sosial - 13 Aug 2019 13:11 - 30 0
Penampungan Limbah Tak Berfungsi,Warga Mengeluh Lingkungannya Tercemar dan Bau
IMG

Lampung-Transmetronews.co.id
Lampung utara - Pengelolaan Limbah yang baik dan benar menjadi Faktor penunjang sebuah perusahaan untuk dapat di kategorikan perusahaan ramah lingkungan, dan baik dari sisi managemen dan perduli lingkungan sekitar, terutama dalam penanganan limbah yang di hasilkan perusahaanya tidak menimbulkan pencemaran bagi masyarakat sekitar perusahaan beroperasi.

Sangat berbeda dengan yang terlihat home industri kecil yang ada di lingkungan VII Kacamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara Propinsi Lampung, limbah dari pengolahan tahu dan tempe, serta dari usaha kecil ayam potong di sekitar lingkungan tersebut, Di duga mencemari lingkungan dan ekosistem mahluk hidup di sekitarnya, sampai pada persawahan pertanian warga tercemari, oleh limbah hasil home industri tahu/tempe/pengelola ayam potong," ungkap puluhan warga masyarakat lingkungan VII Kelurahan Bukit Kemuning, selasa ( 13/8/19).

Beberapa perwakilan masyarakat Bapak Ade cs dan Ibu Rus cs, mengungkapkan atas keluhan mereka yang mewakili masyarakat, mengatakan bahwa apa yang di kelola home industri tahu dan tempe serta usaha ayam potong di sekitar lingkungan kami, menimbulkan yang kami duga pencemaran lingkungan hidup, yang sudah sangat menghawatirkan,upaya sudah kami lakukan dan kami sudah sampaikan kepada pemerintah Kecamatan sekitar dua tahun yang lalu dalam acara "MUSREMBANG " ujar Ade, namun sampai saat ini belum ada penanggulangan dan belum dapat teratasi oleh pihak pemerintah maupun pihak usaha home industri itu sendiri ," keluhnya.

Lanjutnya, masyarakat mereka menerangkan dampak pencemaran lingkungan yang mereka hadapi saat ini yang sudah terasa air sumur, kalau hujan dari siring melimpah masuk Sumur, air keruh dan berbau busuk,sehingga aktifitas lingkungan ini menghawatirkan berdampak kepada kesehatan masyarakat.

"Harapan kami kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara, agar dapat segera mengambil tindakan dan menangulangi bagaimana lingkungan kami dapat bebas dari pencemaran sebelum terjadi sesuatu yang berdampak negatif bersama home industri,yang mencemari,lingkungan ini,"tukasnya.

Terpisah Ketua Kelompok Wira Usaha, Bapak Suparlan, mengakui limbah home industri yang mencemari lingkungan, namun kami juga sudah memberikan usulan kepada pemerintah untuk segera mencari selusi mengatasi masalah yang sedang kami hadapi,namun sampai saat ini belum ada tanggapan yang serius dari pemerintah," katanya.

"Dirinyapun menbenarkan Bak Penampungan Limbah yang di buat oleh pemerintah setempat, di sekitar home industri yang tidak berfungsi, debit air yang akan masuk lebih tinggi, hingga Bak Penampungan tidak dapat menyerap dan berfungsi semaksimal mungkin," sesalnya.

Iya pun berharap masalah limbah home industri dari lima puluh orang pengusaha kecil yang saya koordinir ini, pemerintah daerah setempat, dalam waktu dekat, dapat memberikan solusi dan mengatasi sebelum menimbulkan hal yang tidak kami inginkan di kemudian hari," tutupnya.

Sementara Pemerintah Setempat, Dinas Lingkungan Hidup Lampung Utara belum dapat di konfirmasi sampai berita ini di terbitkan.(Heri/Lipan)

Share :

Hot News

Berita Terbaru