Hukum & Kriminal - 08 Jul 2019 23:09 - 168 0
Warga Pali Berharap KPK Turun tangan Guna Menindak Lanjuti Terkait Dana PT SMI,Untuk Pembangunan Infrastuktur
IMG

PALI- Sumatera Selatan Trans Metro News,Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir adalah kabupaten yang baru berumur enam tahun, yang terdiri dari lima kecamatan, meski masih berumur enam tahun pembangunan di bidang infrastuktur sangat pesat.

Kabupaten Pali telah membangun jalan lingkar Handayani-Talang Anding-sumberejo bertujuan untuk pengembangan kota yang di bangun tahun 2018 yang anggarannya dari dana pinjaman dari perusahaan BUMN PT.SMI (sarana multi infrastruktur) yang seluruh modal sahamnya di kuasai Negara Republik Indonesia.08/07/2019.

"Melihat pembangunan yang begitu pesat masyarakat sangat Pali senang, namun yang di sayangkan pembangunan di kerjakan asal asalan oleh kontraktor",ujar Nn (30).

Terkai pekerjaan tersebut Hendi selaku PPK (Pejabat Pemberi Komitmen) mengatakan kami dari pihak PU Bina Marga telah memberikan peringatan kepada kontraktor namun kontraktor masih saja berulah dan akhirnya saya memutuskan kontrak pekerjaan tersebut.

Nama Lelang : Peningkatan Jalan Handayani - Talang Anding - Sumberejo (SMI) Kategori Pekerjaan Konstruksi Instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Satuan Kerja DINAS PEKERJAAN UMUM
Pagu Rp 60.000.000.000,00
HPS Rp 60.000.000.000,00
Nama Pemenang PT. LINCE ROMAULI RAYA .AlamatJl. Ampera V No.41 Pademangan Barat, Pademangan, Jakarta Utara - Jakarta Utara (Kota) - DKI Jakarta NPWP01.304.520.8-046.000
Harga PenawaranRp 59.254.070.000,00.

"Pekerjaan ini sudah di putus kontrak oleh pihak PU Bina Marga kabupaten Pali,Kontrak mereka sudah di perpanjang sampai 19 februari, itupun mereka masih belum selesai maka kami tidak akan memberikan toleransi, langsung opname dan pemutusan kontrak."ujarnya.

Pihak kontraktor sudah mencairkan uang jaminan pelaksanaan pekerjaan sebesar 2.900.000.000,00 (Dua Milyar Sembilan Ratus Juta Rupiah), namun perpanjangan kontrak mereka tetap di kenakan sangsi denda menurut Peraturan Presiden (PEPRES), Seper Seribu dari barang yang belum bisa di manfaatkan.

Luas jalan 11,7 km dan baru di bayar 25 % sekitar 14.000.000.000,00 (empat belas milyar) dana SMI, dana ini adalah dana pinjaman dari Pemerintah Pusat yang disalurkan melalui APBD,pungkasnya.saat di temui di bazar hut pali beberapa bulan yang lalu sebelum pihak BPK selesai pemeriksaan.

Hendipun menambahkan Untuk hasil lebih lanjut kita tunggu hasil pemeriksaan dari BPK (Badan Pemeriksaan Keuangan Negara), nantinya akan tau hasil dari pemeriksaan berapa yang harus kita bayar dan jika kontraktor mengembalikan uang kepada negara nanti akan jelas setelah mendapat hitungan ril dari BPK.

Kini BPK sudah selesai melakukan pemeriksaan namun hasil dari pemeriksaan pekerjaan tersebut belum bisa di jelaskan oleh pihak yang terkait.

1 Juli 2019 wartawan trans Metro News sumatera menghubungi pihak terkait, Amran Selaku DPRD Kabupaten Pali dan selaku komisi Pembangunan, Kepala Dinas (Ety muniarti) dan Sekdin (Hendi) PU Bina Marga, melalui whatshap mengenai hasil pemeriksaan BPK, dan di dalam ceting tersebut wartawan Trans Metro News sumatera menuliskan ingin menemui pihak terkait serta menjelaskan perihal yang akan di tanya, namun sampai hari ini berita telah di terbitkan pihak terkait seolah bungkam berjamaah. Ada apa...?.

Menurut UU 14/2008 tentang keterbukaan informasi publik, Kepada pihak terkait yang ada hubungan nya dengan pekerjaan tersebut harusnya bisa transparansi kepada publik, jelaskan sejelas jelasnya kepada media tentang hasil dari pemeriksaan BPK.ujar Gn (24).

Pihak terkait seprti Amran DPRD PALI dari komisi pembangunan,Ety muniarti selaku Kepala dinas PU Bina marga,Hendi selaku Sekdin PU Bina Marga, belum memberi penjelasan perihal ini, saat di konfirmasi melalui whatshap, hingga berita ini di terbitkan.(Nanang/Red)

Share :

Hot News

Berita Terbaru