Bupati Madina Langsung Menuju RSU Panyabungan Jenguk Korban Terkena Gas Beracun

  • Whatsapp

MADINA,TRANSMETRONEWS.CO.ID -Pengeboran. sumur yang telah dilakukan oleh ( PT. SMGP ) pengeboran Panas Bumi di Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal.

Pembukaan Sumur Panas Bumi yang dimilik PT. Sorik Marapi Geothermal Power PT.SMGP pada Senin 25 januari 2021 mengakibatkan penyebaran Gas Beracun.

Bacaan Lainnya

Gas yang beracun itupun masuk kelahan pertanian masyarakat disekitar Wallpad T ( Tango ) yang terletak di Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal.

Gas Hidrogen Sulfad ( H2S ) yang keluar dari corong sumur Panas Bumi milik PT. SMGP hingga menyebar luas dibawa angin ke lahan pertanian.

akibat dari sebaran Gas (H2S) sejumlah warga yang sedang melakukan garapan dilahan pertaniannya dan kini warga mengalami keracunan.

Sehingga tidak sadarkan diri sebanyak ( 17 ) Orang Warga lainya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Panyabungan,

dan ( 5 ) Orang lainya sehingga tidak tertolong lagi oleh tim medis dan kini telah meninggal dunia saat hendak dibawa ke ( RSUD ) Panyabungan.

2 orang dewasa yakni Suratmi umur (46) Perempuan, Dahni umur (45) Laki – Laki 2 orang yang masih dibawah Umur.
Laila Zahra ( 5 )

Perempuan yang bernama Yusniar umur (3) dan 1 remaja atas nama Sahrani umur (15) yang meninggal di Puskesmas Sibanggor.

warga yang keracunan gas H2S di Desa Sibanggor Julu Puncak Sorik Marapi, Bupati Mandailing Natal Drs. H. Dahlan Hasan Nasution langsung turun dan melihat kondisi korban di RSUD.

Bupati Madina menyampaikan langsung rasa perihatin dan bela sungkawanya dan turut berduka cita yang mendalam atas kejadian insiden tersebut.ujarnya

Bupati Drs.H. Dahlan Hasan Nasution juga mengatakan sangat kecewa terhadap sikap ( PT. SMGP ) dimana pada hari ini yang telah menolak Tim dari Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal.

yang kini telah ditugaskan untuk segera memeriksa kondisi berbagai pengaduan dari masyarakat terkait limbah dari ( PT SMGP )

namun dengan berbagai alasan Izin pihak dari ( PT.SMGP ) berbicara dan mengatakan kalau izin (PT.SMGP bulan dari Kabupaten maka Tim dari Dinas yang berkaitan di Tolak.ujarnya bupati

Memang benar Izin (PT. SMGP) itu bukan dari Kabupaten, tetapi ini menyangkut hajat hidup masyarakat Kabupaten Mandailing Natal,

terutamanya yang berada di wilayah sekitar pengeboran maka perlu untuk di pantau terus ungkap Bupati.

Dahlan Hasan Nasution atas kejadian ini meminta kepada Pihak terkait untuk melakukan penanganan sebagaimana mestinya dan mengusut tuntas kecerobohan ini.pintanya

Kini Tidak ada yang boleh main main dalam hal ini, kejadian ini sudah tidak manusiawi lagi, dan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal saya sangat berduka cita dengan kejadian ini. Bupati.

Kini identitas para Korban yang dirawat telah didapatkan baru 20 (dua puluh) orang dan ( 24) (dua puluh empat lagi) yang saat ini sedang mendapat pertolongan medis..( Lubis )

Pos terkait