DPC LI – BAPAN Soroti Maraknya Dugaan Korupsi di Lampung Utara

 KAUSAR KETUA DPC LI  BAPAN         KABUPATEN LAMPUNG UTARA

LAMPUNG,TRANSMETRONEWS.CO.ID
Lampung utara – Marak dan Tingginya Dugaan penyelewengan dan Tindak pidana Korupsi, dalam mengelola anggaran pada Dinas dan Satuan kerja (Satker) serta Dugaan penyimpangan anggaran Dana Desa pada beberapa Desa yang ada di Kabupaten Lampung utara, semakin menambah Daftar panjang Pekerjaan rumah bagi Pemerintah Daerah dan Aparatur penegak Hukum (APH) serta menjadi Sorotan beberapa Lembaga penggiat Anti Korupsi, sabtu (21/11/2020).

Bacaan Lainnya

Salah satu Lembaga penggiat Anti Korupsi yang memberikan pernyataan adalah, Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (LI  BAPAN) Kabupaten Lampung utara. Melalui Ketuanya, Kausar yang kerap disapa Ami Kau, LI-BAPAN memberikan pernyataan Lembaga nya, ” Marak dan meningkatnya Dugaan Korupsi di Lampung utara, BAPAN menduga,” Akibat kurangnya Transparansi dari Pemerintah Daerah dan Aparatur penegak Hukum (APH),” Pasalnya, dari Puluhan perkara adanya Dugaan Korupsi, baik didinas maupun Korupsi anggaran Dana Desa yang telah dilaporkan Oleh Lembaga Swadaya masyarakat (LSM) maupun oleh Media pada Satuan kerja bidang pengawasan dan pembinaan (Inspektorat/Bawasda) maupun Kejaksaan/Kepolisian (APH), Proses Hukumnya sangat lamban dan terkesan jalan ditempat,” Jelas Kausar.

Lanjut Kausar lagi,” Bapan dan Kita semua berharap,” Kepada Bapak Bupati, Budi Utomo,”kedepannya, untuk dapat memperhatikan dan memperbaiki System dan Tatakelola serta Transparansi pengelolaan anggaran pada setiap lini Satuan kerja terkait, agar dapat terciptanya Pemerintahan yang Bersih dari wabah Korupsi,” Demi terwujudnya Perubahan yang lebih baik bagi Kabupaten Lampung utara yang kita cintai ini.

“Pasalnya, selama ini,” BAPAN menduga, meningkatnya Korupsi dilampung utara,” Akibat Adanya permainan antara Oknum-oknum Dinas pengambil kebijakan sekaligus pengelola anggaran yang terinfeksi virus Korupsi dan memanfaatkan Kewenangannya, untuk mencari Keuntungan pribadi maupun kelompok dengan cara melawan Hukum dan melakukan Korupsi kolusi dan Nepotisme (KKN),” Seperti Adanya Dugaan Penarikan Setoran Fee 20% kepada beberapa Kepala Sekolah yang Sekolahnya mendapatkan program Bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Dinas Pendidikan Nasionak (Diknas) yang tengah Viral saat ini,”Ketusnya.

Kedepannya,” BAPAN  berharap kepada Bupati Lampung Utara, H.Budi Utomo, SE.MM, untuk lebih meningkatkan Transparansi pada Setiap Satuan kerja yang mengelola anggaran dan dalam menempatkan para Pejabat pembantunya serta Tegas dalam menindak pejabat yang terbukti melakukan kesalahan,” Tanpa harus melihat, Siapa si A atau siapa si B dan dari Kelompok mana,” Jangan sungkan untuk memberikan Tindakan tegas, jika terbukti Menyalahi Fungsi Kewenangannya.

“Bapan akan selalu Mendukung penuh Kebijakan pemerintah yang Pro Rakyat dan selalu siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan Aparatur penegak Hukum dalam mensuksekan Program kerja Pemerintah Kabupaten Lampung utara agar terwujudnya Kemajuan pembangunan yang muara nya untuk Kesejahteraan warga masyarakat semua,” Lampung utara adalah milik Kita bersama,” Kalau bukan kita, Siapa lagi dan Kalau Bukan sekarang, Kapan lagi untuk melakukan Perubahan yang lebih baik” Tegas Kausar. (Heri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *